![]() |
| Gudang ilegal meledak, Kamis (17/3/2015) | Foto Agus |
Dor. Suara menggelegar mengejutkan warga terdengar dari sebuah gudang bes tua (scrab) yang berlokasi tidak jauh dari kantor Camat Nongsa Kota Batam, Kamis (17/3/2015) sekira pukul 15.00 WIB.
Tidak berselang lama asap hitam mengepul di udara. Warga kemudian mencari tahu bunyi sumber ledakan. Setelah ditelusuri, bunyi ledakan berasal dari gudang scrab milik Heri.
Api cepat membesar karena di gudang scrab tersebut banyak material yang mudah terbakar. Seperti jenis palet-palet, plastik, besi, dan gas bertekanan.
Mengantisipasi api yang kian membesar, warga dibantu petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api dan mengevakuasi gas yang diduga masih aktif agar tidak terbakar dan meledak.
“Tadi ada bunyi ledakan mungkin dari tabung oksigen yang untuk ngetos drum, mungkin bocor dan meledak,” ujar saksi mata yang enggan disebut namanya, Kamis (17/3/2015) sore.
Dalam insiden kebakaran ini tidak ada korban jiwa. Namun salah satu karyawan dikabarkan mengalami yang luka bakar serius dan harus dirawat intensif di rumah sakit. Api berhasil dipadamkan setelah empat unit mobil pemadam kebakaran diturunkan untuk mengatasi kebakaran ini.
Ditemui di tempat terpisah, Syamsuri, Camat Nongsa menyesalkan kejadian tersebut. Selain tidak memiliki perizinan yang legal dalam operasinya, penampungan besi tua ini sangat membahayakan warga sekitar.
“Lahan di daerah sini tidak tahu pemiliknya siapa, sehingga tidak dapat mengurus izin. Jika dibiarkan semakin banyak warga yang tinggal dan apa bila gas ini tidak cepat dievakuasi, ledakannya tidak bisa dibayangkan besarnya ledakan,” ujar Syamsuri saat membantu proses evakuasi bersama warga dan anggota kecamatan.
Hingga berita ini diturunkan, pemilik gudang besi tua belum bisa ditemui untuk dikonfirmasi. Sedangkan kerugian akibat kebakaran ini ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

0 comments:
Post a Comment